LAPORAN PRATIKUM MULTIMEDIA II
Pengujian Kualitas Audio
Hendri Tamil
0901081007
DOSEN PEMBIMBING
Drs.ERWADI BAKAR,M.Kom
BUDI BACHTIAR
PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK UNAND PADANG
2011
Drs.ERWADI BAKAR,M.Kom
BUDI BACHTIAR
PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK UNAND PADANG
2011
Pratikum Audio Digital
Modul 4
Pengujian Kualitas Audio
1. Tujuan
Membandingkan kualitas audio berdasarkan Bit Depth, Sample Rate dan Bit Rate
2. Teori singkat
Sound
bunyi atau suara adalah kompresi mekanikal atau gelombang
longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.
longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.
Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudokenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.
atau
atau
Manusia mendengar bunyi saat gelombang bunyi, yaitu getaran di udara atau medium lain, sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga
manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
Format Sound
Ada dua jenis audio yaitu audio analog dan audio digital. Audio analog adalah pengolahan suara asli (akustik ) melalui peralatan elektronik analog sedangkan audio digital adalah suara yang melalui pengolahan secara digital melalui komputer.
Kualitas sound
Kualitas dari suara ditentukan sample rate, bit rate , dan format dari suara tersebut. Bit Depth
adalah seberapa banyak-nya "Level" audio anda di ukur ( sample ).
Sample Rate
Sample rate adalah seberapa sering-nya Audio anda di ukur ( sample ) dalam kaitan nya dengan "Time".
Bit Rate
Adalah suatu ukuran kecepatan bit suatu data dari tempat satu ke tempat lain yang biasanya diukur dengan waktu seperti Kbps (Kilobit per second), Mbps (Megabit per second) dan seterusnya.
3. Alat dan Bahan
Hardware
- PC with processor Intel®Pentium®processor T4300
- RAM 2 Gigabyte
- Monitor 14"
- Harddisk 160Gigabyte
-Headset
Software
- Adobe Audition 3.0
4. Langkah Kerja
- Mengganti Sample rate dan Bit Dept
-Buka Adobe Audition
-Import File Sound
-Drag And Drop file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
-Buat Sesion baru : File – New
-Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan
yang dibutuhkan
-Copy File sumber ke sesion baru
-Simpan file dengan nama lain ( File – Save As)
-Lakukan berulang sesuai dengan tabel
-Menganti Bit Rate
Import File Sound
-Drag And Drop file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
-Buat Sesion baru : File – New
-Copy File sumber ke sesion baru
-Simpan dengan nama lain
-Pada jendela Save As Klik tombbol Option – Advatage , Pilih nilai yang diperlukan.
-Klik Ok
Periksa dan Catat Hasil Percobaan
5. Tabel Pengujian
Pengujian Kualitas Sound
- Membandingkan berdasarkan Bit Dept
Sample Rate | Bit Dept | Ukuran File | Kualitas suara |
44 100 | 32 | 4,358 MB | Bagus |
44 100 | 16 | 4,358 MB | Bagus |
44 100 | 8 | 4,358 MB | Bagus |
Membandingkan berdasarkan Sample Rate
| Sample Rate (Hz) | Bit Dept | Ukuran File | Kualitas Suara |
| 11.025 | 32 bit | 4,004 MB | Bagus, tapi sedikit lossy |
| 22.050 | 32 bit | 4,359 MB | Bagus |
| 32.000 | 32 bit | 4,358 MB | Bagus |
| 44.100 | 32 bit | 4,358 MB | Bagus |
| 48.000 | 32 bit | 4,358 MB | Bagus |
| 96.000 | 32 bit | - | - |
Membandingkan berdasarkan Bit Rate
| Bit Rate | Sample Rate | Ukuran File | Kualitas Suara |
| 20 | 11025 | 4,004 MB | Lossy |
| 32 | 11025 | 1,090 MB | Lossy |
| 64 | 11025 | 2,179 MB | Lossy |
| 128 | 11025 | - | - |
| 256 | 11025 | - | - |
| 320 | 11025 | - | - |
| Bit Rate | Sample Rate | Ukuran File | Kualitas Suara |
| 20 | 44100 | - | Lossy |
| 32 | 44100 | 4,358 MB | Bagus |
| 4 | 44100 | - | - |
| 128 | 44100 | 4,358 MB | Lossy |
| 256 | 44100 | 8,700 MB | Bagus |
| 320 | 44100 | 8,900 MB | Bagus |
6. Hasil dan Pembahasan
Dsari pratikum ada beberapa file yang tidak bisa di export dengan bitrate dan sample rate tertentu.
7. Kesimpulan
- Jika Bitrate, sample rate, dan bit depth di ubah, akan mempengaruhi kualitas suara.
- jika ukuran semakin kecil, biasanya kualitas suara akan semakin tidak bagus, begitu juga sebaliknya,
jika semakin besar ukuran file maka kualitas suara biasanya juga semakin bagus.
Referensi
0 komentar:
Posting Komentar